Makanan Penyebab Alergi Paling Umum

0
121
source : livejapan.com

Dakonan.com(Makanan Penyebab Alergi Paling Umum). Alergi adalah respon sistem kekebalan tubuh akan zat asing yang tidak biasanya masuk kedalam tubuh zat asing tersebut disebut alergen. Penyebab alergi ada berbagai macam contohnya alergi makanan, alergi serbuk sari bahkan bisa juga alergi terhadap bulu hewan peliharaan. 

Reaksi alergi juga ada bermacam-macam mulai dari bengkak pada bibir dan wajah, sesak nafas, kulit terasa gatal, mual dan muntah, bahkan ada yang paling parah yaitu syok anafilaktik yang bisa berakibat fatal. 

Jika beberapa orang ada yang alergi terhadap debu, serbuk sari dan bulu hewan peliharaan ternyata beberapa jenis makanan juga dapat menyebabkan alergi. Makanan apa sajakah itu? Berikut beberapa makanan yang dapat menyebabkan alergi.

1 . Susu Sapi

source : Newsweek

Alergi susu sapi umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak. Namun seiring bertambahnya usia alergi susu sapi akan sembuh dengan menguatnya sistem imun. Tetapi  tidak menutup kemungkinan orang dewasa juga bisa mengalami alergi susu sapi. 

Jika sudah didiagnosis alergi susu sapi satu-satunya jalan yaitu menghindari susu sapi dan turunannya contohnya seperti keju, mentega, yogurt, margarin, dan lain-lain. 

2 . Telur

source : muranochickenfarm.com

Telur juga merupakan bahan makanan yang menyebabkan alergi terutama pada anak-anak sama halnya susu sapi. Sebagian besar anak bisa mengatasi alergi terhadap telur menginjak usia 6 tahun namun ada juga beberapa orang yang tetap alergi terhadap telur sepanjang hidupnya. Reaksi alergi terhadap telur ada bermacam-macam seperti sakit perut, gatal-gatal dan masalah pernafasan. 

3 . Kacang

source : arananusantara.com

Alergi kacang juga merupakan alergi yang umum pada anak-anak namun jarang anak-anak yang bisa mengatasi alergi terhadap kacang bahkan biasanya alergi kacang bisa berlangsung seumur hidup. 

Kacang tanah tidak sama dengan kacang pohon (kacang yang tumbuh di pohon). Kacang tanah termasuk dalam keluarga kacang-kacangan. Namun bagi individu yang alergi terhadap kacang-kacangan bisa juga alergi terhadap kacang pohon. 

4 . Kacang Pohon

source : spoon.guru

Kacang pohon merupakan kacang yang hidup di pohon, seperti walnut, almond, kacang mete, kemiri, dan pistachio. Jika mereka alergi terhadap satu kacang pohon maka mereka disarankan untuk menghindari semua jenis kacang pohon. Alergi kacang pohon juga sama halnya dengan kacang yang bisa berlangsung seumur hidup. 

Alergi terhadap kacang pohon dapat menyebabkan reaksi yang parah yaitu anafilaktik yang dapat mengancam jiwa. Pengobatan pertama pada syok anafilaktik yaitu epinefrin, jadi bagi kalian yang mengalami alergi kacang sebaiknya selalu sediakan obat ini dimanapun kalian berada karena reaksi alergi terhadap kacang pohon tidak selalu dapat diprediksi. 

5 . Gandum

source : mediatani.co

Salah satu kandungan dalam gandum juga rentan memicu alergi, yaitu alergen yang disebut gliadin. Alergi ini juga biasanya terjadi pada anak-anak dan akan sembuh dengan sendirinya ketika memasuki usia 12 tahun. Reaksi alergi terhadap gandum sama seperti yang lainnya yaitu gatal-gatal, saluran pencernaan, gangguan pernafasan dan anafilaktik. 

Diagnosis alergi gandum hampir sama dengan penyakit Celiac yaitu penyakit autoimun. Penyakit celiac disebabkan oleh reaksi kekebalan terhadap satu protein tertentu yaitu gluten yang juga terkandung dalam gandum. 

6 . Kedelai 

source : opnews.com

Alergi kedelai biasanya terjadi pada anak balita, namun sebagian besar anak yang mengalami alergi terhadap kedelai dapat mengatasi dengan sendirinya. Kedelai merupakan anggota keluarga dari kacang-kacangan. Individu yang mengalami alergi kedelai juga peka terhadap alergen utama yaitu kacang. Mengkonsumsi makananan yang mengandung kedelai juga memicu alergi contohnya susu kedelai dan kecap jadi satu-satunya cara mengobati alergi kedelai yaitu menghindari semua makanan yang mengandung kedelai. 

Namun yang menarik pada beberapa kasus anak yang alergi terhadap kedelai juga alergi terhadap susu sapi

7 . Seafood

source : Patch

Makanan yang kaya akan gizi ini ternyata dapat menyebabkan alergi. Makanan laut ini terbagi jadi 2 jenis yaitu krustasea(udang, kepiting, lobster) dan moluska(kerang, cumi-cumi, gurita, abalon, siput). Pemicu paling umum alergi makanan laut yaitu protein yang terkandung yaitu tropimiosin. 

Namun alergi makanan laut memiliki gejala yang sama dengan memakanan makanan laut yang sudah terkontaminasi, keduanya sama-sama menyebabkan masalah pencernaan. 

Demikian beberapa makanan yang dapat menyebabkan alergi, jadi apakah dari semua makanan tersebut kalian adakah yang menyebabkan pembaca alergi? 

Semoga informasi ini menambah wawasan para pembaca semuanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here