Biografi Najwa Shihab – Presenter Mata Najwa

0
87

Dakonan.com – Najwa Shibab atau yang akrab dipanggil Nana, merupakan putri kedua dari pasangan Moh. Quraish Shihab dan Fatmawaty Assegaf. Namanya mulai dikenal oleh masyarakat sejak ia menjadi pembawa acara program Maja Najwa yang disiarkan oleh stasiun televisi Metro TV.

Suami Najwa sendiri Ibrahim Sjarief Assegaf merupakan seorang advokat firma Assegaf Hamzah & Partners. Keduanya dikaruniai seorang putra yang bernama Izzat Assegaf. Sewaktu SMA, Najwa terpilih untuk mengikuti program pertukaran pelajar dari AFS (America Field Service) selama satu tahun, yang dikelola oleh Yayasan Bina Antarbudaya. Setelah kembali ke Indonesia, ia mengambil kembali bangku kelas tiga SMU, sehingga ia mendapatkan 2 ijazah, ijazah diploma dari Amerika dan dari sekolah.

Profil Singkat Najwa Shihab

  • Nama : Najwa Shihab
  • Lahir : Makassar, 16 September 1977
  • Profesi : Anchor, Presenter, Jurnalis
  • Ayah : Moh. Quraish Shihab
  • Ibu : Fatmawaty Assegaf
  • Suami : Ibrahim Sjarief Assegaf
  • Anak : Izzat Assegaf
  • Riyawat Pendidikan :
    • SD di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah
    • SMP Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan
    • SMU Al-Ikhlas, Jeruk Purut, Jakarta Selatan
    • S1 Fakultas Hukum, Universitas Indonesia
    • S2 RMIT University, Melbourne, Australia

Sepak Terjang Najwa di Dunia Jurnalistik

Najwa mulai merintis karier sebagai Jurnalis ia bergabung dengan stasiun televisi RCTI pada tahun 2001, kemudian berpindah ke Metro TV karena dinilai lebih menjawab minat besarnya di dunia Jurnalistik. Pertama kali Najwa memulai karier dalam dunia jurnalistik adalah sebagai anchor program berita prime time, Metro Hari ini, Suara Anda sampai pada akhirnya menjadi presenter Mata Najwa.

Pada tahun 2005 Najwa Shihab dianugerahi penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporan dari Aceh mengenai bencana Tsunami yang saat itu melanda. Liputan dan laporan dari Najwa dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Ketika meliput tragedi Tsunami Aceh, Najwa Shihab menberitakan secara emosional betapa dahsyatnya Tsumani Aceh, bahkan menyebutkan bahwa pemerintah kurang siap dalam menghadapi bencana tersebut. Dimana yang menjabat Menko Kesra ketika bencana Tsumani tersebut terjadi adalah pamannya sendiri, yaitu Alwi Shihab. Pakar komunikasi UI, Effendi Ghazali yang terkesan dengan laporan-laporannya menyebut Shihab vs Shihab.

Tujuh tahun mata Najwa mengudara sejak episode perdana “Dunia Dalam Kotak Ajaib” yang tayang 29 November 2009 hingga wawancara eksklusif bersama Novel Baswedan yang tayang pada 26 Juli 2017. Najwa mengumumkan bahwa wawancara bersama Novel Baswedan merupakan episode terakhir Mata Najwa. Setelah keluar dari Metro TV Najwa ingin fokus terlebih dahulu menjadi Duta Baca Indonesia.

Penghargaan yang didapat Najwa Shibah

Tahun 2016 Najwa Shibab mendapat predikat sebagai Jurnalis Metro TV terbaik, dan ditahun yang sama pula ia masuk sebagai nominasi Pembawa Berita Terfavorit Panasonic Award 2006. Tidak hanya itu, masih ditahun yang sama Najwa juga terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS dan menjadi salah satu pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association. Tahun berikutnya, Najwa tetap mendapat nominasi sebagai Pembawa Berita Terfavori dalam Panasonic Award 2007. ia juga masuk nominasi 5 besar Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs atau Talk show presenter di tingkat Asia.

Tidak hanya itu saja prestasi dan penghargaan yang didapat Najwa Najwa. Ia juga mewakili MetroTV meraih penghargaan Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF) yang berkedudukan di Geneva, Swiss. Dari penghargaan YGL diberikan WEF setiap tahun terhadap para profesional muda berusia di bawah 40 tahun dari seluruh penjuru dunia.

Demikian pembahasan mengenai karir dari seorang Najwa Shihab. Sebagai seorang perempuan, sosok dirinya tentu menginspirasi, terutama bagi kamu para kaum perempuan. Meski terkadang Najwa berperforma buruk dan menuai kritik, tapi secara garis besar, Najwa adalah pembawa acara yang berprestasi dan profesional.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here