Biografi Mooryati Soedibyo – Pendiri Perusahaan Mustika Ratu

0
451

Dakonan.com – Mooryati Soedibyo yang bernama lengkap BRA. Mooryati Soedibyo, S.S., M.Hum. lahir di Surakarta, 5 Januari 1928 beliau adalaha cucu Sri Susuhunan Pakoe Boewono X Keraton Surakarta. Beliau dibesarkan di tradisi keraton, maka dari itu beliau mendapatkan pendidikan secara tradisional yang menekankan pada tata krama, seni tari klasik, karawitan, membatik, ngadi saliro ngadi busono, mengenal tumbuh-tumbuhan berkhasiat, meramu jamu dan kosmetik dari bahan tradisional, bahasa sastra Jawa, mocopat, dan bidang seni lainnya.

Pendidikan :

  1. Tahun 1954, Program D3 Universitas Saraswati Surakarta Jurusan Sastra Inggris
  2. Tahun 1977, Bahasa Perancis di Centre Culturel Francais tingkat VI
  3. Tahun 1981, Ahli Kecantikan Internasional Cidesco-Vancouver-Canada
  4. Tahun 1995, Doktor Honorus Causa dari Pacific Western University Los Angeles USA
  5. Oktober 2000, S1 Universitas Terbuka (UT) Jurusan Penterjemah (Translation)
  6. Januari 2003, S2 Program Studi Linguistik Penerjemahan Bahasa Inggris Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), Surakarta
  7. September 2003, Mengikuti Kuliah Program Doktoral S3 Minat Utama Marketing -Strategic Management Universitas Indonesia Jakarta

Dengan keahliannya meracik jamu pada tahun 1973 beliau mendirikan perusahaan jamu dan kosmetik terbesar di Indonesia yaitu PT. Mustika Ratu. Awalnya beliau hanya mengajak masyarakat dan teman-temannya untuk memahami bahan alami asli Indonesia tapi ada orang yang memberi ide , kenapa hanya mengaja tidak menciptakan sebuah produk.

Akhirnya dimulailah bisnis Ibu Moor dari garasi rumahnya, akhirnya bisnis yang dijalankan beliau berkembang setiap tahunnya hingga beliau dapat menciptakan lapangan pekerjaan dan merekrut 3000 orang pekerja serta memperbaiki taraf hidup para 3000 keluarga Indonesia. Produk Mustika Ratu mulai di eksport ke 20 negara, diantaranya Rusia, Jepang, Belanda, Afrika Selatan, Timur Tengah, Belanda, Malaysia dan Brunei.

Nama Mustika Ratu sendiri sebenarnya diambil dari filosofi Jawa yaitu “trahing kusumo rembesing madu , trahing sinatrio mustikaning ratu”  

Dengan pengetahuan tentang tradisi dan budaya Jawa beliau mulai mendukumentasikan pengetahuan-pengetahuan tersebuatd alam sebuat buku, Buku pertamanya berjudul “Seni Ngadi Saliro Ngadi Busono” (1978). Kemudian beliau menulis “Alam Sumber Kehidupan”(1980). Tahun 2000 beliau membuat buku yang berjudul “Pengantin Indonesia”.

Tak hanya berkiprah di diperusahaan dan bisnisnya. Mooryati Soedibyo juga berkiprah di dunia politik dan menjadi Wakil Ketua II Majelis Permusyawaratan Wakyat Republik Indonesia(MPR RI) pada era Presiden Megawati Soekarnoputri.

Puteri-Indonesia

Pada tahun 1990 beliau meluncurkan ajang Puteri Indonesia yang dikembangkan setelah melihat acara Miss Universe di Bangkok tahun 1990. Hal ini sebelumnya telah dipelopori oleh Andi Nurhayati yang semenjak tahun 70-an menjadi pemegang franchise pengiriman Miss-miss-an kelas internasional, begitu pula nama majalah Femina yang sudah bertahun-tahun sebelumnya menyelenggarakan pemilihan Putri Remaja Indonesia, yang menghasilkan gadis-gadis paling enerjik, cerdas dan modern se Indonesia. Kini Mooryati Soedibyo, berupaya menggabungkan kesemua itu dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia. Lalu ia mengeluarkan ide tersebut ke Badan Pengembangan Eksport Nasional, dan disetujui. Mooryati akhirnya membentuk Yayasan Puteri Indonesia dan menjadi Ketua Umum. Tapi ajang Pemilihan Puteri Indonesia tak sepenuhnya disetujui masyarakat. Bahkan menjadi polemik sampai sekarang. Mooryati sendiri telah berhasil mengadakan ajang Pemilihan Puteri Indonesia. Mooryati akhirnya membentuk yayasan Puteri Indonesia dan emnjadi ketua umum.

Mustika Ratu kini dipegang oleh putri kedua beliau Putri K. Wardani sebagai Presiden Direktur PT. Mustika Ratu. Meski usianya tak lagi muda BRA. Mooryati Soedibyo namun masih aktif di kegiatan masyarakat non profit.

Penghargaan

  1. Tahun 1989, Penghargaan Upakarti dari Presiden Republik Indonesia, untuk Usaha Pelestarian Obat Tradisional Indonesia
  2. Tanggal 2 Mei 1993, Penghargaan Satyalencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia, atas jasa Pengabdian Pendidikan Luar Sekolah
  3. Penghargaan The Asean Marketing Management Award, diberikan oleh The Asian Institute of Management (AIM), Philipina, sebanyak dua kali pertama tanggal 4 Juni 1993 untuk Marketing dan kedua tanggal 24 September 1996 untuk Management
  4. Penghargaan Sahwali Award tentang Kepedulian Lingkungan, oleh Pusat Informasi dan Pengelola Lingkungan Indonesia (PIPLI), pada 11 November 1996.
  5. Memenangkan juara Umum Tata Rias Internasional:                                                         — 1981 Juara I-di Hongkong dengan tema Dewi Shinta — 1984 Juara I-di Kanada dengan tema Paksi Jatayu — 1986 Juara I-di New York dengan tema Putri Junjung Buih — 1987 Juara II-di Skotlandia dengan tema Bhineka Tunggal Ika
  6. Tenaga Wanita Terbaik untuk DKI, tahun 1999 dan 2003
  7. Pengolahan Limbah Terbaik di DKI, tahun 2001, 2002, dan 2003
  8. Kalpataru DKI Pembinaan Lingkungan, tahun 1994
  9. Tahun 2003 memperoleh anugerah Best of the Best Entrepreneur of the Year dari Ernst & Young, yang acara puncaknya diselenggarakan di Monte Carlo -Monaco pada tanggal 4- 8 Juni 2003
  10. Penghargaan dari Anugerah Perempuan Indonesia (API) 2016 untuk kategori Life Time Achievment , April 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here